Pemancar fm RVR

Pemancar fm RVR
RVR TEX 1000 Ligth

Minggu, 08 Januari 2012

Antena FM


Antenna-systems ber-kwalitas tinggi, hanya di-produksi oleh pabrik yang mempunyai spesialisasi dalam pembuatan antenna ( antenna – FM – TV – Microwave – DTV ), mempunyai fasilitas produksi, fasilitas riset dan pengembangan guna mendapatkan effisiensi kerja tinggi, dengan jumlah antenna bay sedikit tetapi polarisasi siaran maksimal, serta pembuatan study-pattern ( sebuah simulasi antenna systems dengan keadaan tower dan geografi sebenarnya ), dan hal serius semacam ini tidak bisa di-kerjakan oleh semua pembuat antenna. Syarat ketat peruntukan teknik, sejak dari material bahan-baku ( material standard militer ), presisi pembuatan, pengukuran dan pengujian, standard 50 – Ohm, packing serta pengiriman dan pemasangan menentukan kesuksesan kinerja antenna-systems. Itulah sebabnya antenna ber-kwalitas baik tidak pernah ber-harga murah. Study pattern sebuah antenna systems, memerlukan biaya sekitar US$ 4,500.00 – US$ 6,000.00 tergantung dari kenyataan dan besaran tower yang dimiliki stasiun radio, kemudian pabrik akan memerberikan beberapa laternative pemasangan ( apakah ditengah tower / di-sudut tower ) lengkap dengan polarisasi-nya, kemudian setelah penentuan diputuskan, pabrik akan membuat klem antenna seperti peruntukannya. Dengan polarisasi maksimal dari tower yang ada, diharapkan performance maksimal antenna-systems bisa diperoleh. Bukti hasil study pattern bisa diperoleh dari kami.

Kwalitas tinggi material dan presisi pembuatan diperlukan, agar antenna bisa bekerja terus tanpa henti dalam jangka waktu panjang tanpa gangguan, pada saat tulisan ini dibuat beberapa Antenna Systems seperti JASPRO, Shively Labs dan SIRA yang dipasang sesuai ketentuan pabrik, telah ber-operasi lebih dari sepuluh tahun tanpa gangguan.

Harga antenna systems bervariasi dari US$ 6,000.00 – US$ 30,000.00 atau lebih, tergantung dari banyaknya jumlah stek antenna, power capacity / handling serta macam / besaran dan sistim transmisi yang dipakai. Variasi harga antenna FM juga ditentukan oleh material antenna ( aluminium / stainless steel / brass tembaga ) faktor pe-nentu ke-awet-an pakai, dan jangka-waktu pemakaian.

Pemilihan jenis Antenna FM harus memperhitungan kontur geografi tanah, polarisasi antenna ( vertikal / horizontal / circular ? ), serta kapasitas kemampuan – menyesuaikan besaran output pemancar FM yang akan dipergunakan. Sedangkan jangkauan jauh-pancaran di-tentukan oleh ketinggian tower antenna systems, makin tinggi tower, makin jauh jangkauan pancar. Masih banyak ke-salah-paham-an orang radio, bahwa jangkauan pancaran-FM, ditentukan oleh besaran-output pemancar FM, padahal besaran output hanya berfungsi sebagai faktor pengurang distorsi/noise. Dengan asumsi jumlah antenna stek dan power capacity antenna systems identik, sebuah stasiun pemancar FM dengan output 1000 watt + tower 200 meter akan mempunyai jangkauan pancar lebih jauh dibanding, stasiun FM dengan pemancar 5-kW-dengan tinggi tower 60 meter. Apabila stasiun pemancar FM terletak di-tengah kota, pemakaian 3 bay atau 4 bay cukup menghasilkan kwalitas dan jangkauan siaran yang baik. Dengan pemakaian 3 / 4 bay, banyak penghematan diperoleh, sejak dari ketinggian tower, beban tower serta kemudahan perawatan dan perbaikan, dan terpenting adalah harga-nya.

KWALITAS.......! Kwalitas kabel transmisi dan konektor akan mempengaruhi performance serta kinerja antenna FM. Pemakaian sistim - transmisi systems merk Andrew, dan Kabelmetal menjadi pilihan utama pembeli yang meng-ingin-kan systems bebas gangguan. Besaran diameter kabel tranmisi disesuaikan dengan besaran output pemancar FM, serta kapasitas catu-daya antenna-systems. Semua pabrik antena-systems men-syarat-kan pemakaian air-dielectric untuk pemakaian pemancar FM dengan kapasitas output lebih dari 1 kW, agar garansi-produk yang diberikan berlaku.

Antenna systems berkwalitas buruk, tidak saja gagal meneruskan besaran output unit pemancar-FM, tetapi sangat ber-potensi merusak unit pemancar yang dipakai, akibat dua hal : 1. Banyak pembuat antenna lokal, melakukan perubahan teknik pada unit pemancar ( padahal pemancar sudah di-set di-pabrik dengan segala perangakat ukur canggih ), guna menyesuaikan impedance antenna yang dibuatnya, suatu hal yang tidak akan terjadi, apabila anda membeli antena ber-kwalitas baik, karena standard international tidak memerlukan pekerjaan tuning dalam bentuk apapun, tinggal pasang dan sambung, semuanya akan OK. Pemancar sehat tidak perlu di-modifikasi, supaya jadi sakit. Jadi, kenyataan yang harus dikerjakan pembuat antenna ialah mengukur kembali antenna systems sampai match impedance-nya 50 Ohm, baru dihubungkan dengan unit pemancar, bukan sebaliknya. Yang menjadi masalah utama, adalah tiadanya alat ukur serta pengetahuan untuk mempergunakannya. 2. Besaran output yang tidak bisa diteruskan antenna, akan dikembalikan balik ke-unit pemancar, sehingga dalam jangka pendek/panjang, tergantung dari besaran arus balik, akan menghancurkan unit pemancar. Saya rasa kisah ini banyak anda dengar, terutama di-daerah.

0 komentar:

Poskan Komentar